Seribu harapan mungkin tidak cukup, maka setiap malamku
ada Do'a bahkan di sujudku.
STOP, tolong berhenti berpikir hal yang membuatku menjadi aneh dimatamu.
Tentu ini bukan hanya tentang kau, bukan ikatan, dan bukan Rasa seperti yang orang-orang kaitkan yaa kau tahu itu.
Setidaknya aku sedang berusaha dan tolong, aku hanya tidak ingin membuat jarak lagi.
Setahun ini aku tidak tau bagaimana kamu mengalaminya, aku tidak ingin tau! dan aku tidak peduli, tapi aku ingin kau datang dan berkata kau sedang tidak baik-baik saja.
Tolong jangan berpikir aneh, lihat aku sedang usaha. Hahh'.
Mengapa aku ingin ini? entahlah, padahal dasarnya aku tidak pandai menghibur (Berhenti tersenyum sinis).
Mungkin beberapa dari mereka saat bersamamu terdekatmu itu sudah sangat cukup bagiku, berharap kamu pasti baik-baik saja
Kamu bahagia yaa kan? tentu saja. itu Do'a ku.
Kumohon tetaplah bersama dengan mereka, tetap menjadi kamu dengan semua impianmu.
Jangan baca ini dengan suara keras tolong (orang-orang mungkin akan membuat skenario tentangku jika kau membacanya dikeramaian atau didekat siapapun).
Kau tahu kan aku hanya pandai berkata didalam tulisan
tidak seperti saat kita bertemu hanya diam tertawa kaku.
Ohh satu lagi, aku meminta tolong kepada Google, Meta dan ChatGPT,
"Cara Menghibur Seseorang Tanpa Seseorang itu Tahu"
Kau tahu apa yang kudapatkan ? isinya sama saja aku muak dengan jawabannya.
"Semoga hari ini dan hari hari seterusnya membawamu bahagia."
Lihat ini adalah kata-kata dari mereka (Google, Meta dan ChatGPT).
Sekarang aku pamit undur diri. tolong jangan menghubungiku. (Aku sibuk).
C O R E T A N
Menaruh kisah didalam dunia semu
Translate
Rabu, 21 Januari 2026
PESAN BERARAH TUJUAN
Selasa, 14 Januari 2025
BINTANGKU
Dari kejauhan melihat bintang itu tetap bersinar adalah kelegahanku.
Membutuhkan usaha keras agar tidak menggapainya walau rasa keinginan itu sangat egois, aku memilih untuk mundur lebih menjauh sejenak atau selamanya.
Bukan berarti benci, hanya saja aku perlu waktu untuk berdamai dengan hatiku. Menerima bahwa Rindu akan selalu ada, meski realitanya hanya akulah yang memiliki rindu itu.
Bintang, ingatkah saat aku menjuluki kamu tentang ini "BINTANGKU" ?
Saat itu adalah kebahagiaanku karena aku bisa memandangmu tanpa harus mengalihkan tatapanku menjauh dari tatapan matamu.
02-12-2019
Senin, 18 Desember 2017
Pesona Yang Tak Terbantahkan
Aku jatuh
hati, jatuh pada setiap garis lengkungan wajah itu
Wajah penuh
keceriaan menebar pesona pada mereka yang melihatnya.
Aku jatuh
hati, jatuh pada binaran tatapan kedua bola mata itu
Mata penuh
keindahan membuat semua orang tidak ingin berpaling.
Aku jatuh
hati, jatuh pada suara suara riang tawa itu
Tawa penuh
keindahan musik terdengar merdu untuk para pendengarnya.
Kau panah
menusuk hati terdalamku, hanya kau tancapan yang sulit terlepas.
Kau pesona
yang tak terbantahkan, sulit untuk tidak ingin menatapmu.
Kau
mengisi dan menyita segalanya, hanya kau yang mampu mengalihkan duniaku.
Rasa Nyaman
Kau tahu... kini aku sangat membenci satu hal yaitu rasa
nyaman, sebab rasa itu sangat berbahaya dibanding dengan jatuh cinta.
Itu mengapa aku benci berada didekatmu bersamamu menghabiskan detik dan detik waktu.
Kau selalu membuatku nyaman saat bersama, rasanya hidupku akan lemah bila tanpamu.
Jiwaku sama sekali tidak tertarik dengan suatu hubungan bahkan aku sendiri tak tahu apa yang kurasakan ini.
Kau selalu membuatku nyaman saat bersama, rasanya hidupku akan lemah bila tanpamu.
Jiwaku sama sekali tidak tertarik dengan suatu hubungan bahkan aku sendiri tak tahu apa yang kurasakan ini.
Cinta ?
Tidak! tentu saja tidak akan semudah itu, sedikit pun
aku tidak ingin sebuah Cinta mencoba melemahkan jiwaku, menembus hati yang baru
saja terobati dari luka masa lalu.
Selasa, 09 September 2014
Pena Hitam Berlapis Biru
Hanya mampu menulis
tentang kata dari hati
Pena hitam temani kisahku
selalu ada temani ceritaku.
Tak mungkin kudapatkan
tak mungkin kan kuberikan
Pena hitam harta yang berharga
harta yang tak ternilai harganya.
Dalam dunia ini
tak kutemukan bahagia
Namun pena hitam ini
menjadi penenang hidupku.
Saat semua menjauh
saat air mataku terjatuh
Hanya pena hitam berlapir biru
temani diamku
Menaruh kisah diatas beribu kertas.
Jumat, 05 September 2014
Airmata Rindu
Rindu itu masih disini, selalu tetap dihati ini.
Rindu ini teramat sepi, sepi bersama hening.
Rindu ini mengumpal sedang mengalir
hingga melewati kedua bola mata ini.
Mereka menjadi butiran-butiran air, jatuh tiada henti
terisak mencoba menahan walau mata sudah memerah.
dan rindu ini menjadi tangisan airmataku.
Airmata yang tidak lagi ternilai olehmu, waktumu, dan kasihmu
yang selalu kubutuhkan seperti dulu kita masih bersama.
Kamis, 04 September 2014
Pintu Rumah Itu
Pintu rumah itu sedang terbuka lebar, sangat lebar seakan menanti seseorang
Aku datang perlahan, melangkahkan kaki pelan, melangkah bersama keraguan
ada keinginan untuk mengetuknya, tapi ada rasa takut dengan kebiasaan kecewa.
Seketika langkahku terhenti diteras rumah itu. Tiba-tiba hatiku mengatakan
"Aku akan menunggu didepan rumah ini dan dia lah yang akan menemuiku,
menyapa, dan mungkin mempersilahkan aku sebagai tamu istimewa untuknya"
Tapi... sejam lamanya tidak juga terlihat seseorang dia tidak kunjung keluar.
Aku diam menunggu terus menunggu hingga tubuhku mulai dingin oleh angin malam.
Ku mulai resah, tubuh kaku mengigil tentu saja aku bosan dan berfikiran untuk pergi.
Hanya beberapa langkah saja kutinggalkan rumah itu, Tanpa sengaja aku berbalik
Apa yang kutatap ini ?
seseorang datang dengan senyum mengembang dan penuh tawa memasuki rumah itu
Dia.. dia yang sedari tadi aku nanti-nanti.
Tapi dengan siapa dia bersamanya ? dari mana saja dia ? apa yang dia lakukan ?
Fikiran bahkan beribu pertanyaan bergiliran menghantui.
Entah.. hanya saja kesedihan kini mengangg
harapanku tak sama, Pintu itu terbuka lebar
tapi bukanlah aku, bukan aku yang dinanti Rumah Itu....
Senin, 24 Februari 2014
Takkan Ada Dia Lagi
Menangislah....
Menangislah sepuasmu dengan semua kegalauan dihatimu
yang selama ini telah kau pendam sendiri dalam hatimu.
Biarkan air dari hatimu terus mengalir ke matamu,
Biarkan matamu memerah dengan siraman air itu.
Takkan ada yang melihatmu menangis di kegelapan ini, takkan ada.
Begitupun dengannya yang kau tangisi
Dia tak akan tahu, takkan pernah dan takkan ada pedulinya...
Untuk apa kau selalu menunggunya ?
Untuk apa kau mengharapkan kehadirannya ?
Dia takkan lagi melihatmu, takkan lagi berpaling memandangmu
Takkan ada dia lagi.
Yah.... Takkan Ada Dia Lagi Untukmu Seperti Hari Kemarin !!!
Menangislah sepuasmu dengan semua kegalauan dihatimu
yang selama ini telah kau pendam sendiri dalam hatimu.
Biarkan air dari hatimu terus mengalir ke matamu,
Biarkan matamu memerah dengan siraman air itu.
Takkan ada yang melihatmu menangis di kegelapan ini, takkan ada.
Begitupun dengannya yang kau tangisi
Dia tak akan tahu, takkan pernah dan takkan ada pedulinya...
Untuk apa kau selalu menunggunya ?
Untuk apa kau mengharapkan kehadirannya ?
Dia takkan lagi melihatmu, takkan lagi berpaling memandangmu
Takkan ada dia lagi.
Jumat, 14 Februari 2014
Happy Valentine'Days
Hari ini bertepatan tanggal 14 Februari
Dimana seorang yang berkasih
saling memberi hadiah untuk sang kekasih...
Maaf, aku tak seperti mereka yang bisa memberi
sebentuk coklat dan serangkai bunga, walau aku tahu
coklat memberi kemanisan dan bunga dengan keharumannya
memberi keindahan saat dipandang mata...
Coklat dan Bunga memang memberi suasana Cinta
Namun kedua benda itu bukan untuk menunjukkan
rasa cintaku, Karena cintaku tidak akan leleh
seperti coklat dan cintaku tidak akan layu seperti bunga...
Cintaku adalah sempurna, cinta dari seluruh hatiku
yang kuberi hanya untukmu seorang Sang Kasih....
Dimana seorang yang berkasih
saling memberi hadiah untuk sang kekasih...
Maaf, aku tak seperti mereka yang bisa memberi
sebentuk coklat dan serangkai bunga, walau aku tahu
coklat memberi kemanisan dan bunga dengan keharumannya
memberi keindahan saat dipandang mata...
Coklat dan Bunga memang memberi suasana Cinta
Namun kedua benda itu bukan untuk menunjukkan
rasa cintaku, Karena cintaku tidak akan leleh
seperti coklat dan cintaku tidak akan layu seperti bunga...
Cintaku adalah sempurna, cinta dari seluruh hatiku
yang kuberi hanya untukmu seorang Sang Kasih....
Minggu, 09 Februari 2014
Hadirku Untukmu
Panggil aku saat kau sendiri
aku kan hadir temani sepimu
Peluk aku saat kau merindu
dengan rindupun yang kumiliki
segenap hati kan kuberi kau pundak ini
Hilangkan segala pilu yang kau pendam.
Aku disini akan menunggu itu
Saat kau ingin dan membutukanku kembali.
aku kan hadir temani sepimu
Peluk aku saat kau merindu
dengan rindupun yang kumiliki
segenap hati kan kuberi kau pundak ini
Hilangkan segala pilu yang kau pendam.
Aku disini akan menunggu itu
Saat kau ingin dan membutukanku kembali.
Indah Waktu Yang Sesaat
Saat kau beri harapan, aku berhenti sejenak
untuk tidak berharap lagi
Hingga bahagiaku musnahkan segala kegalauan.
Tiada henti aku bersyukur menikmati alun-alunan
tawa bersama untaian canda tercipta antara kau dan aku.
Meski jarak tak menyatu
telah ku abadikan selalu bahagia itu ...
Namun... sebentar saja aku bisa merasakan hadirmu
begitu cepatnya kau tak menghirau ku kembali.
Apa karena kau bosan ?
apa karena kau terganggu ?
atau orang lain telah menggantiku ?
Sudahlah, aku memang tak ada arti lagi untukmu!!
untuk tidak berharap lagi
Hingga bahagiaku musnahkan segala kegalauan.
Tiada henti aku bersyukur menikmati alun-alunan
tawa bersama untaian canda tercipta antara kau dan aku.
Meski jarak tak menyatu
telah ku abadikan selalu bahagia itu ...
Namun... sebentar saja aku bisa merasakan hadirmu
begitu cepatnya kau tak menghirau ku kembali.
Apa karena kau bosan ?
apa karena kau terganggu ?
atau orang lain telah menggantiku ?
Sudahlah, aku memang tak ada arti lagi untukmu!!
Langganan:
Postingan (Atom)
PESAN BERARAH TUJUAN
Seribu harapan mungkin tidak cukup, maka setiap malamku ada Do'a bahkan di sujudku. STOP, tolong berhenti berpikir hal yang membuatku me...
-
Hari ini bertepatan tanggal 14 Februari Dimana seorang yang berkasih saling memberi hadiah untuk sang kekasih... Maaf, aku tak seperti m...
-
Panggil aku saat kau sendiri aku kan hadir temani sepimu Peluk aku saat kau merindu dengan rindupun yang kumiliki segenap hati kan kuber...

