Translate

Welcome My Blog

Kamis, 04 September 2014

Pintu Rumah Itu

Pintu rumah itu sedang terbuka lebar, sangat lebar seakan menanti seseorang
Aku datang perlahan, melangkahkan kaki pelan, melangkah bersama keraguan
ada keinginan untuk mengetuknya, tapi ada rasa takut dengan kebiasaan kecewa.

Seketika langkahku terhenti diteras rumah itu. Tiba-tiba hatiku mengatakan

"Aku akan menunggu didepan rumah ini dan dia lah yang akan menemuiku,
menyapa, dan mungkin mempersilahkan aku sebagai tamu istimewa untuknya"

Tapi... sejam lamanya tidak juga terlihat seseorang dia tidak kunjung keluar.
Aku diam menunggu terus menunggu hingga tubuhku mulai dingin oleh angin malam.

Ku mulai resah, tubuh kaku mengigil tentu saja aku bosan dan berfikiran untuk pergi.
Hanya beberapa langkah saja kutinggalkan rumah itu, Tanpa sengaja aku berbalik

Apa yang kutatap ini ?
seseorang datang dengan senyum mengembang dan penuh tawa memasuki rumah itu

Dia.. dia yang sedari tadi aku nanti-nanti.

Tapi dengan siapa dia bersamanya ? dari mana saja dia ? apa yang dia lakukan ?
Fikiran bahkan beribu pertanyaan bergiliran menghantui.

Entah.. hanya saja kesedihan kini mengangg
harapanku tak sama, Pintu itu terbuka lebar
tapi bukanlah aku, bukan aku yang dinanti Rumah Itu....




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PESAN BERARAH TUJUAN

Seribu harapan mungkin tidak cukup, maka setiap malamku ada Do'a bahkan di sujudku. STOP, tolong berhenti berpikir hal yang membuatku me...