Translate

Welcome My Blog

Selasa, 09 September 2014

Pena Hitam Berlapis Biru

Hanya mampu menulis
tentang kata dari hati
Pena hitam temani kisahku
selalu ada temani ceritaku.

Tak mungkin kudapatkan
tak mungkin kan kuberikan
Pena hitam harta yang berharga
harta yang tak ternilai harganya.

Dalam dunia ini
tak kutemukan bahagia
Namun pena hitam ini
menjadi penenang hidupku.

Saat semua menjauh
saat air mataku terjatuh
Hanya pena hitam berlapir biru
temani diamku
Menaruh kisah diatas beribu kertas.

Jumat, 05 September 2014

Airmata Rindu

Rindu itu masih disini, selalu tetap dihati ini.
Rindu ini teramat sepi, sepi bersama hening.

Rindu ini mengumpal sedang mengalir
hingga melewati kedua bola mata ini.

Mereka menjadi butiran-butiran air, jatuh tiada henti
terisak mencoba menahan walau mata sudah memerah.

dan rindu ini menjadi tangisan airmataku.

Airmata yang tidak lagi ternilai olehmu, waktumu, dan kasihmu
yang selalu kubutuhkan seperti dulu kita masih bersama.

Kamis, 04 September 2014

Pintu Rumah Itu

Pintu rumah itu sedang terbuka lebar, sangat lebar seakan menanti seseorang
Aku datang perlahan, melangkahkan kaki pelan, melangkah bersama keraguan
ada keinginan untuk mengetuknya, tapi ada rasa takut dengan kebiasaan kecewa.

Seketika langkahku terhenti diteras rumah itu. Tiba-tiba hatiku mengatakan

"Aku akan menunggu didepan rumah ini dan dia lah yang akan menemuiku,
menyapa, dan mungkin mempersilahkan aku sebagai tamu istimewa untuknya"

Tapi... sejam lamanya tidak juga terlihat seseorang dia tidak kunjung keluar.
Aku diam menunggu terus menunggu hingga tubuhku mulai dingin oleh angin malam.

Ku mulai resah, tubuh kaku mengigil tentu saja aku bosan dan berfikiran untuk pergi.
Hanya beberapa langkah saja kutinggalkan rumah itu, Tanpa sengaja aku berbalik

Apa yang kutatap ini ?
seseorang datang dengan senyum mengembang dan penuh tawa memasuki rumah itu

Dia.. dia yang sedari tadi aku nanti-nanti.

Tapi dengan siapa dia bersamanya ? dari mana saja dia ? apa yang dia lakukan ?
Fikiran bahkan beribu pertanyaan bergiliran menghantui.

Entah.. hanya saja kesedihan kini mengangg
harapanku tak sama, Pintu itu terbuka lebar
tapi bukanlah aku, bukan aku yang dinanti Rumah Itu....




PESAN BERARAH TUJUAN

Seribu harapan mungkin tidak cukup, maka setiap malamku ada Do'a bahkan di sujudku. STOP, tolong berhenti berpikir hal yang membuatku me...